Hati-hati, Ini 5 Penyebab Mobil Terbakar saat Berkendara

Hati-hati, Ini 5 Penyebab Mobil Terbakar saat Berkendara

Memutuskan untuk memiliki kendaraan pribadi berarti harus siap untuk mempelajari secara keseluruhan. Terutama kendaraan beroda empat atau mobil yang membutuhkan perawatan lebih jeli. Tidak hanya perawatan luarnya saja, tetapi juga bagian “dalamnya”. Jangan sampai lalai dan menjadi penyebab mobil terbakar.

Kasus kebakaran yang menimpa mobil sudah terjadi beberapa kali di Indonesia. Bahkan, pada bulan April 2020 kemarin, sebuah mobil kembali terbakar di Jakarta. Faktanya, kebakaran tersebut tidak selalu disebabkan oleh kecelakaan atau unsur kesengajaan saja. 

Penyebab Mobil Terbakar yang Harus Diwaspadai

Ternyata, mengendarai mobil atau menyetir ada beberapa risiko yang selalu mengincar. Bukan hanya menabrak atau ditabrak saja, tetapi kebakaran juga harus selalu diantisipasi. Caranya yaitu dengan melakukan perawatan secara rutin, serta mengenali penyebab mobil terbakar. Berikut adalah ulasan selengkapnya:

1. Aksesoris Tambahan

Memiliki mobil impian yang canggih dan sesuai keinginan memang sangat membanggakan. Oleh karena itu, tidak sedikit pemilik kendaraan yang memodifikasi mobilnya untuk tampil lebih keren. Namun, pastikan proses modifikasi tersebut dilakukan oleh orang yang benar-benar ahli di bidangnya. 

Sebab, kesalahan pemasangan kabel tambahan dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika sudah begini, pasti penyesalan yang akan menjadi jawaban. Lebih baik keluar budget sedikit lebih besar, daripada mempertahankan keamanan kendaraan. 

2. Kebocoran Oli atau Bahan Bakar

Saat berkendara, terdapat beberapa jenis cairan mudah terbakar yang bersirkulasi, seperti bensin, oli transmisi, oli mesin, oli power steering, ataupun cairan pendingin mesin. Bahkan, pada suhu 7.2 derajat Celcius saja bensin dapat terbakar hanya karena percikan api kecil.

Oleh karena itu, lakukan perawatan pada sistem sirkulasi bahan bakar secara rutin. Jangan sampai ada selang atau tangki yang bocor dan menjadi penyebab mobil terbakar. Jika mencium bau bensin baik di dalam mobil atau di luaran, segera cari sumber bau dan perbaiki.

3. Mesin Mobil Overheat

Overheat adalah istilah untuk suhu mesin yang terlalu panas, biasanya karena melakukan perjalanan jauh tanpa jeda istirahat. Mesin mobil yang overheat dapat mempengaruhi suhu oli menjadi sangat tinggi, sehingga menetes dan memicu kebakaran. Oleh karena itu, sering-seringlah mendinginkan mesin saat sedang berkendara jarak jauh.

Selain itu, overheat juga dapat disebabkan oleh katup mesin yang tidak sempurna atau kerusakan pada radiator. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan mesin tidak bekerja dengan efisien, sehingga beban kerja pada konverter katalis (CC) menjadi sangat besar. Jika suhu CC mencapai 1000 derajat Celcius, maka dapat memicu kebakaran pada interior mobil.

4. Kerusakan Listrik

Kerusakan pada sistem kelistrikan juga seringkali menjadi penyebab mobil terbakar. Biasanya karena aki mobil bermasalah, sehingga di ruang mesin penuh dengan timbunan gas hidrogen. Jika kabel mengalami kerusakan dan gas ini bocor, maka dapat memantik api. Kebakaran ini lebih berbahaya, karena dapat terjadi pada seluruh bagian body mobil.

5. Mobil Berteknologi Baterai Hybrid dan Listrik

Saat ini, sudah ada banyak sekali mobil yang menerapkan teknologi baterai hybrid dan listrik. Faktanya, ketiadaan bahan bakar tidak mengurangi risiko kebakaran pada mobil. Pasalnya, baterai tersebut juga memiliki risiko yang sama besar. Selain karena baterai tertusuk atau terjadi benturan, hal ini juga dapat disebabkan kebocoran pada sistem pendinginan. 

Bagaimana, sudah ada gambaran mengenai penyebab mobil terbakar? Sekarang sudah paham kan, pentingnya melakukan perawatan mobil secara berkala? Jangan lupa untuk selalu datang ke bengkel service agar dilakukan pengecekan secara keseluruhan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan memberikan kesadaran untuk lebih bijak dalam berkendara. 

Penulis: Raka 05 Nov 2020 54