Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling untuk Pelajar

Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling untuk Pelajar

Sobat WE+ pasti pernah mendengar atau bahkan mengenal apa yang dinamakan dengan homeschooling. Metode belajar yang satu ini sangat dikenal di seluruh dunia, karena dianggap cukup efektif melebihi sekolah formal pada umumnya. Namun begitu, tetap ada kelebihan dan kekurangan homeschooling yang dipraktekkan khususnya untuk anak dan remaja usia pelajar.

Homeschooling untuk pelajar memang bisa dijadikan sebagai alternatif solusi bagi para orangtua yang ingin menjaga kualitas pendidikan anaknya. Walaupun kualitas homeschooling masih dipertanyakan oleh banyak sekali orang, bukan berarti metode belajar yang satu ini buruk untuk perkembangan para pelajar. Inilah mengapa kami akan membahas terkait homeschooling mulai dari pengertian, manfaat, serta kelebihan dan kekurangannya.

 

Mengenal Homeschooling Lebih Dekat

Homeschooling atau sekolah mandiri bisa diartikan sebagai metode pembelajaran yang dilakukan di rumah, dengan bimbingan yang terarah dari orangtua dan guru privat. Pada metode pengajaran ini, orangtua memiliki kendali yang cukup kuat dibandingkan jika pelajar bersekolah di instansi formal. Banyak orangtua yang memilih metode ini karena dianggap bisa lebih efektif.

Sistem pembelajaran homeschooling memiliki bentuk yang lebih simpel dan mengutamakan kebebasan pada para pelajarnya. Siswa tidak perlu memakai seragam sekolah atau pergi ke gedung sekolah formal. Mereka juga tidak perlu mengikuti berbagai acara sekolah yang tidak terlalu berpengaruh pada prestasi akademik.

 

Kelebihan Dan Kekurangan Homeschooling

Sebuah sistem pembelajaran baik sekolah formal maupun homeschooling pastinya memiliki nilai plus dan minus. Hal tersebut bisa dijadikan pertimbangan tersendiri bagi orangtua yang akan menentukan model pendidikan anaknya. Berikut ini kelebihan dan kekurangan metode homeschooling :

  1.   Lebih bebas menentukan waktu dan durasi

Menggunakan metode homeschooling memang bisa membuat para orangtua dan anak mereka bebas menentukan jam belajar. Ini berdampak baik bagi kesehatan karena siswa merasa lebih bebas dalam belajar. Mereka juga tidak akan tertekan sehingga memiliki kemungkinan berprestasi cukup tinggi.

  1.   Lebih mandiri dan berani berpendapat

Menjadi partisipan homeschooling berarti para siswa harus siap menerima materi dan menjalani ujian seorang diri. Mereka akan lebih mandiri dalam mengerjakan semua tugas yang diberikan tutor. Selain itu, mereka juga lebih berani berpendapat karena pembelajaran dilakukan secara privat.

  1.   Memaksimalkan potensi serta menjaga pergaulan

Potensi para siswa yang mengikuti sekolah mandiri atau homeschooling bisa lebih digali karena guru privat khusus melayani pendidikan perseorangan. Mereka bisa mengetahui potensi peserta didik dan melakukan metode ekspansi untuk memunculkan dan maksimalisasi potensi tersebut. Tak hanya itu, homeschooling juga mampu menghindarkan para peserta didik dari pergaulan yang tidak beres.

  1.   Biaya yang cukup tinggi

Walaupun homeschooling memiliki kelebihan seperti yang telah kami sebutkan di atas, bukan tidak mungkin metode ini memiliki kekurangan seperti dalam hal biaya. Sudah bukan rahasia umum jika metode sekolah mandiri dipatok biaya yang lebih tinggi untuk perseorangan guru para siswa. Ini menyebabkan homeschooling dianggap sebagai metode sekolah yang elit dan “hanya” dipakai oleh para orangtua yang “berduit”.

  1.   Kurangnya sosialisasi siswa

Sekolah mandiri atau home based learning dipandang sebagai upaya pemisahan siswa dari pergaulan bebas di dunia luar. Penyelenggaraan pendidikan di rumah seperti ini ternyata bisa membentuk pribadi yang kurang bersosialisasi pada siswa terkait. Dan yang lebih parah, bisa membentuk pribadi yang apatis, egois, dan kurang peduli dengan sesama.

Dari berbagai kelebihan dan kekurangan homeschooling yang telah kami bahas, pasti Sobat WE+ sudah bisa menggambarkan kondisi terkait sekolah mandiri tersebut. Memang ada beberapa partisipan homeschooling yang dianjurkan medis seperti penderita ADHD, OCD, dan lainnya. Namun jika Sobat WE+ ingin menyelenggarakan homeschooling buat anak, sebaiknya pelajari lebih dalam terkait metode pendidikan tersebut dari pakarnya, ya!

RELATED ARTICLES:

 

 

Gambar oleh Sasin Tipchai - Pixabay

Penulis: Raka 06 Jul 2020 163