6 Tips Cara Merawat Mobil Antik Supaya Awet dan Tetap Prima

6 Tips Cara Merawat Mobil Antik Supaya Awet dan Tetap Prima

Walaupun kini sudah semakin banyak mobil keluaran terbaru yang bermunculan, tetapi masih banyak orang yang lebih suka menggunakan mobil bekas atau mobil tua yang antik. Namun, yang namanya mobil tua ini pasti performanya tidak sehebat mobil baru atau mobil masa kini. Itulah sebabnya sobat WE+ harus tahu cara merawat mobil antik dengan benar supaya mobil tersebut tetap prima.

Jadi, walaupun mobil yang kamu gunakan ini tua tetapi mobil tetap tangguh dan mampu digunakan dengan nyaman dalam jarak jauh. Banyak keuntungan dari memiliki mobil tua, salah satunya adalah harganya yang akan meningkat tinggi sesuai tingkat keantikannya. Semakin tua semakin antik dan peminatnya pun semakin banyak.

6 Cara Merawat Mobil Antik agar Tetap Prima dan Awet

Berikut ini beberapa cara yang tepat yang harus kamu lakukan dalam merawat mobil antik agar performanya tetap tangguh:

1. Mengganti Oli dan Filternya Secara Rutin

Untuk jenis-jenis mobil yang usianya sudah lewat dari 10 tahun ke atas harus diganti oli setidaknya setiap 2500 Km. Maka gantilah filter oli setiap kali kamu menggantinya dengan oli mesin. Peran dari filter oli ini adalah untuk mencegah mesin mobil yang tersumbat oleh kotoran. Harga filter oli ini pun tidak sampai 1/5 harga oli sehingga masih terjangkau.

2. Lakukan Perawatan Secara Berkala

Salah satu cara untuk mengantisipasi kerusakan berat yang terjadi pada mobil adalah lakukan tune secara berkala. Karena jika hal itu tidak dilakukan maka biaya untuk mengganti kerusakan pada mobil tersebut bisa sangat besar. Perawatan tune up adalah proses pada perawatan mesin yang dilakukan dengan lebih menyeluruh. Dimulai dari penyetelan, penggantian komponen, pengecekan, sampai perbaikan.

Asuransi COVID-19 hanya Rp 25.000 per bulan

3. Melakukan Pengecekan pada Ring, Kabel dan Karet Penyangganya

Bertambahnya usia sebuah mobil akan berdampak pada komponen penunjang yang ada di dalamnya. Seperti misalnya bagian ring, kabel, serta karet penyangga yang cepat mengalami kerusakan, berkarat hingga getas. 

Maka pastikan selalu kondisi dari komponen tersebut selalu dalam keadaan baik dan sudah sesuai dengan standarnya. Karena jika tidak dilakukan pengecekan, maka fungsi dari kendaraan seperti mobil tua ini akan terganggu. Dan mobil bisa susah dinyalakan atau memicu terjadinya kebakaran.

4. Memerhatikan Kaki-kaki Mobil dan Menjaga Mobil Selalu Bersih

Sama halnya dengan kaki manusia, semakin tua semakin perlu dilakukan perawatan. Kaki mobil ini menjadi komponen penting yang akan menopang tubuh dan menjalankan fungsi geraknya. Selain itu, jangan sampai kamu membiarkan mobil antik kotor, penuh debu dan sebagainya ya sobat WE+. Karena hal itu akan membuat catnya rusak dan keropos. Walaupun mobil tua, kamu tetap bisa melakukan poles pada body mobil dan melakukan car waxing.

5. Hindari Panas Matahari

Suhu yang terlalu panas di dalam mobil akan membuat cat serta interiornya lebih mudah rusak dan kusam. Maka simpan mobilmu di tempat yang tertutup atau minimal simpan di tempat yang beratap kanopi. Jika hanya dilindungi oleh sarung mobil saja tidak akan efektif.

6. Lindungi dengan Asuransi Mobil Antik 

Langkah terakhir yang bisa sobat WE lakukan untuk melindungi dan merawat mobil antik adalah dengan mendaftarkannya pada asuransi mobil antik. Tidak hanya mobil baru yang memiliki asuransi untuk perlindungannya, sebab mobil antik juga bisa kamu asuransikan lho sobat WE+. Asuransi untuk mobil antik ini sangat penting untuk dilakukan. Dengan begitu, mobil antik yang kamu miliki bisa memiliki perlindungan yang optimal. 

Nah, tips dalam cara merawat mobil antik tersebut di atas bisa menjadi panduan tepat bagi Sobat WE+ yang punya mobil antik di rumah. Selalu ingat untuk merawat mobil antik secara optimal agar performa dan keantikan mobil bisa tetap terjaga ya sobat WE+!

Penulis: Raka 27 Jan 2021 162