5 Penyebab Rem Blong yang Harus Kamu Ketahui

5 Penyebab Rem Blong yang Harus Kamu Ketahui

Banyak kejadian kecelakaan diakibatkan oleh rem blong yang dialami kendaraan roda empat. Tak sedikit yang bahkan mengakibatkan kecelakaan beruntun dengan korban kerusakan kendaraan, luka, hingga hilangnya nyawa. Jadi, ada baiknya kita memahami penyebab rem blong agar dapat meminimalisir risiko kecelakaan.

Pada dasarnya, rem memiliki tiga fungsi yaitu, memperlambat laju kendaraan, menghentikan, dan menjaga kendaraan tetap berhenti. Semakin tinggi laju kendaraan, energi yang digunakan rem untuk menghentikannya juga semakin besar. Selain itu, jarak yang dibutuhkan hingga kendaraan benar-benar berhenti juga akan lebih jauh.

Pada situasi saat rem mengalami gangguan pada fungsinya, maka kemampuannya untuk mengurangi laju kendaraan akan hilang. Akibatnya kendaraan akan terus melaju dan dapat menyebabkan tabrakan. Kondisi inilah yang disebut dengan rem blong. Hindari rem blong dengan melakukan tindakan perawatan yang tepat.

Penyebab Rem Blong yang Harus Kamu Ketahui

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab rem blong. Semuanya terkait komponen yang menjadi pendukung sistem pengereman. Contohnya adalah kerusakan pada piston, kanvas, atau kondisi minyak rem. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang mengakibatkan terjadinya rem blong pada kendaraan.

1. Kondisi Minyak Rem yang Habis

Hal yang sering menjadi penyebab rem blong adalah minyak rem yang telah berkurang, bahkan habis. Kondisi minyak rem yang habis akan membuat proses penghentian laju kendaraan tidak dapat dilakukan. Akibatnya kendaraan akan terus melaju, sebab jumlah rem tidak mencukupi untuk proses penekanan kanvas.

Selain itu selang rem yang mengalami penyumbatan juga bisa mengakibatkan rem blong. Untuk mencegahnya, lakukan pengurasan dan penggantian minyak rem setiap enam bulan hingga setahun sekali. Hal ini juga menghindarkan dari kondisi minyak rem yang tak layak digunakan akibat terjadinya kontaminasi dengan zat lain.

2. Kebocoran Pada Sistem Pengereman

Rem blong juga dapat terjadi akibat kebocoran pada sistem pengereman. Bisa jadi karena penggunaan rem yang cukup lama dan tanpa jeda. Penyebab lainnya adalah berkurangnya elastisitas pada selang rem. Untuk itu, penggunaan rem perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan kebocoran pada sistemnya.

3. Penggunaan Rem Berkualitas Rendah

Adakalanya terdapat kotoran yang mengakibatkan selang minyak rem tersumbat. Hal ini tentunya dapat mengakibatkan sistem pengereman menjadi terganggu. Selain kotoran, kualitas minyak rem yang rendah juga dapat mengakibatkan penyumbatan. Perlu diketahui bahwa minyak rem berkualitas rendah akan mudah mengendap dan menyumbat selang.

4. Kondisi Kanvas Rem yang Aus

Pada kendaraan dengan plat indikator, dapat mengalami kanvas rem yang aus. Kondisi ini menjadi penyebab rem blong. Cara menghindarinya adalah dengan rutin melakukan pengecekan. Jika ada bunyi berdecit saat rem diinjak, bisa jadi saat itu kanvas sudah aus. Lakukan penggantian kanvas rem yang aus dengan segera untuk menghindari rem blong.

5. Piston Rem yang Rusak

Fungsi piston rem adalah memberikan tekanan hidraulis pada kanvas secara merata. Kerusakan komponen piston yang sering terjadi adalah seal master yang sudah aus. Kondisi ini umumnya ditemukan pada kendaraan berusia lebih dari lima tahun. Jika dibiarkan, akan menyebabkan minyak merembes keluar dan pada akhirnya menyebabkan rem menjadi blong.

Pengecekan rutin terhadap sistem pengereman secara keseluruhan sangat penting dilakukan. Akan tetapi, jika terjadi rem blong, pastikan agar tidak panik dan langsung menyalakan lampu hazard agar kendaraan lain waspada. Kemudian turunkan gigi secara bertahap dan jauhkan kaki dari pedal gas sambil segera menepi. Gunakan rem tangan untuk mengurangi laju kendaraan.

Cara lain adalah dengan memompa rem berkali-kali, sebab terkadang rem blong hanya sementara. Jika terpaksa menghentikan kendaraan dengan membenturkannya, pastikan agar berbenturan dengan benda yang relatif lunak seperti gundukan tanah atau pagar kayu. 

Demikianlah lima penyebab rem blong yang perlu diketahui. Perhatikan poin-poin penting dalam perawatan kendaraan agar memiliki performa maksimal. Bagaimanapun, pengendara memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan pribadi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

Penulis: Raka 06 Nov 2020 59