Mengenal Apa Itu Hedonisme dan Ciri-Cirinya, Wajib Dipahami!

Mengenal Apa Itu Hedonisme dan Ciri-Cirinya, Wajib Dipahami!

Sobat WE+, pernahkah kalian mendengar istilah hedonisme? Kebanyakan orang memahami hedonisme adalah perilaku yang selalu mengutamakan kemewahan. Orang yang hedon berarti orang yang tidak mau hidup sederhana. Hedon identik dengan gaya hidup yang mewah. Stigma hedon melekat pada orang-orang yang suka barang bermerek mahal. Atau suka traveling ke tempat mewah, atau minimal dilekatkan dengan orang-orang yang suka makan di restoran. Namun, benarkah demikian?

Memahami Pengertian Hedonisme 

Hedonisme adalah cara pandang untuk hidup dengan penuh kesenangan. Hedon berasal dari bahasa yunani: hedone yang berarti senang, bahagia, bebas emosi, lepas dari beban dan tekanan hidup. Sedangkan akhiran -isme berarti pandangan, pemahaman, atau sifat yang melekat pada kata yang diikutinya. Dengan demikian hedonisme sebagaimana kata idealisme, nasionalisme, dan sebagainya. 

Hedonisme merupakan paham atau pandangan tentang hidup bersenang-senang. Hedonis berarti orang-orang yang ingin hidup hanya senang dan bahagia saja. Mereka ingin mengabaikan kesedihan atau emosi yang tidak menyenangkan lainnya. Menurut sejarah, hedonisme adalah cara pandang dalam hidup yang mulai muncul sejak ajaran socrates pada abad ke 4 mulai diterima masyarakat. Pada awal kemunculannya, hedonisme dianggap positif oleh para filsuf. Namun kemudian disadari sebagai penyakit psikologis.

Ciri-Ciri Hedonisme

Orang-orang yang memiliki pemahaman hedonisme, memiliki ciri khusus. Pertama, orang yang hedonis cenderung lebih egois. Hanya kebutuhan pribadinya yang ingin dipenuhi. Tidak terlalu peduli pada kebutuhan orang lain. Secara otomatis, kecerdasan sosialnya menurun. 

Dengan ketiadaan empati terhadap lingkungan sosial, orang yang hedonis hanya fokus pada kebutuhan pribadi. Prioritasnya terpusat pada diri sendiri. Selalu berusaha memenuhi kebutuhan diri, baik yang benar-benar dibutuhkan atau sekedar memenuhi keinginan.

Kedua, orang yang hedonis cenderung nekat. Misalnya dengan membuka credit card. Meskipun secara finansial pas-pasan, ketika merasa membutuhkan sesuatu akan penting sekali baginya. Saat itulah credit card menjadi pahlawan. Ia tidak peduli nanti membayar tagihannya seperti apa.

Ketiga, dalam kasus yang akut, hedonisme dapat berakibat buruk pada seseorang. Ia bisa memicu perbuatan buruk dan tindak kejahatan. Demi memenuhi keinginan memiliki sesuatu, sangat mudah bagi orang hedonis menghancurkan hidupnya sendiri.

Asuransi mikro mulai dari 5000 Rupiah!

Langkah Menghindari Hedonisme

Setelah memahami praktik hedonisme yang semakin menjamur, maka bahayanya perlu dihindari. Untuk menghindari sikap hedonisme dalam kehidupan sehari-hari, mari praktikkan beberapa langkah berikut:

1. Tetapkan Skala Prioritas

Setiap orang sudah diatur rezekinya. Cukup untuk hidup. Sebagian diberi kelebihan harta , sebagian yang lain harus berjuang lebih keras menghadapi kebutuhan hidup yang tiada habis. Dengan mengutamakan hal yang memang penting, hedonisme dapat terabaikan.

2. Jaga Pergaulan

Profil seseorang dapat dilihat dari profil teman-temannya. Siapa kita, juga tergantung siapa teman-teman kita. Karena sejatinya, manusia hanya bisa berteman dan merasa cocok sehingga berdekatan jika satu frekuensi. Artinya, pergaulan yang baik dan terjaga akan membuat seseorang menjauhi hedonisme. Karena orang-orang baik dan terjaga menyadari bahwa hedonisme bukanlah kebahagiaan sejati

3. Pola Hidup Sederhana

Cara menghindari hedonisme adalah dengan hidup sederhana. Pola hidup sederhana mampu menjauhkan seseorang dari perilaku selalu ingin kemewahan dan kesenangan dalam hidup.

4. Pupuk Rasa Syukur 

Dengan rasa syukur atas segala bentuk nikmat, hedonisme dapat dianggap sebagai hal kecil yang tidak menarik. Semakin besar rasa syukur, semakin kecil keinginan untuk hidup hedon.

5. Fokus

Fokus dengan apa yang harus dihadapi dan harapan-harapan yang ingin diraih. Dengan adanya harapan tersebut, keinginan untuk mewujudkannya dapat mengalihkan perhatian dari hedonisme. 

Nah sobat WE+, itulah informasi tentang hedonisme. Dengan menyadari bahwa hedonisme adalah salah satu bentuk penyakit psikologis, tidak ada salahnya berusaha untuk menghindari. Karena hidup hedon tidak mampu menghadirkan kebahagiaan sejati. Karena bahagia sejatinya tidak bisa dinilai dengan materi.

Penulis: Raka 18 Dec 2020 4786

Penulis: Raka
06 Jul 2020
452
Penulis: Raka
19 Aug 2020
492
Penulis: Raka
06 Sep 2020
357