Kapan Waktu yang Tepat Untuk Ganti Oli Mobil?

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Ganti Oli Mobil?

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Ganti Oli Mobil?

Sobat WE+, perlu kalian tahu kalau penggunaan oli mobil atau pelumas mesin sangatlah penting agar kinerja mesin tetap optimal saat digunakan. Nggak cukup itu saja, penggunaan tersebut harus disertai juga dengan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk ganti oli mobil, agar tidak ada komponen mesin yang mengalami kerusakan.

Tujuan penggantian ini juga untuk merawat mesin mobil. Jadi, sebagai pengendara yang cerdas, kamu harus rajin mengecek dan tahu kapan sebaiknya oli tersebut harus diganti. Sehingga nantinya tidak mengalami keterlambatan.

Lantas, Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli Mobil? 

Pendapat tentang kapan waktu yang tepat ganti oli mobil sering kali sering kali terjadi perbedaan. Ada yang bilang sebaiknya dilakukan setiap tiga bulan, empat bulan dan sebagainya. Agar tidak bingung, berikut referensi waktu yang tepat untuk mengganti oli mobil;

1. Lakukan Ganti Oli Setiap 10 Ribu Kilometer

Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat ganti oli bisa dilihat berdasarkan jumlah kilometer jarak yang telah ditempuh. Selain jarak, yang perlu kamu perhatikan adalah kondisi jalan yang ditempuh. Saat mobil melewati jalan yang rusak, mesin mobil akan bekerja lebih keras.

Disarankan untuk segera ganti oli mobil saat telah menempuh jarak 10.000 km. Untuk pemakaian normal, biasanya jarak sejauh ini setara dengan pemakaian selama enam bulan. Akan tetapi, jarak tersebut hanya untuk penggunaan oli jenis full sintetik. Untuk oli bercampur mineral, maka penggantiannya dilakukan jika mencapai jarak 5.000 km.

Asuransi COVID-19 hanya Rp 25.000 per bulan

2. Saat Kualitas Oli Mulai Menurun

Waktu yang tepat untuk ganti oli mobil selanjutnya adalah saat kualitas oli mulai turun. Oli baru biasanya memiliki ciri tekstur licin, warna bening dan lengket. Sedangkan oli lama dan perlu ganti cirinya warna telah berubah coklat atau bahkan hitam keruh.

Perubahan tersebut dikarenakan fungsi oli yang bekerja dalam membersihkan bagian permukaan pada dinding silinder. Seiring berjalannya waktu, dinding tersebut akan mudah terkena kerak dan karbon akibat proses oksidasi. Akibatnya oli akan berwarna hitam dan menjadi penanda sudah saatnya untuk diganti dengan oli baru.

3. Ganti Oli Ketika Akselerasi Mesin Terasa Berat

Jika selama perjalanan sobat WE+ merasa mesin mobil mulai terasa berat, hal ini juga bisa jadi penanda bahwa oli harus segera diganti. Ketika kualitas oli mulai turun, akan terjadi gesekan yang tinggi antara mesin.

Keadaan yang demikian menyebabkan mesin mobil bekerja lebih berat karena dipaksa memacu dalam kondisi buruk. Tanda kualitas turun, bisa kamu rasakan saat menginjak pedal gas. Apabila diinjak secara dalam, tapi tetap lambat, artinya kondisi oli sedang tidak baik.

4. Saat Mesin Bergetar Lebih Besar

Jika berkendara dan mesin dalam posisi idle dan terdengar adanya getaran hebat dan besar pada mobil juga bisa jadi tanda harus mengganti oli mobil. Getaran tersebut diakibatkan kualitas oli yang sudah turun sehingga perlu diganti dengan yang baru. Tanda ini lebih mudah dikenali jika digunakan untuk menempuh jarak yang lebih jauh.

5. Saat Kerja Mesin Sangat Kasar

Tanda bahwa oli perlu diganti tidak hanya ketika mesin bergetar hebat, salah satu cara untuk melihat oli mobil perlu diganti atau tidak adalah saat suara mesin mobil terdengar kasar. Saat muncul getaran lebih tinggi, maka oli perlu dilakukan penggantian. Setelah diganti biasanya suara mesin akan menjadi lebih halus.

Demikianlah tentang kapan waktu yang tepat untuk ganti oli mobil yang perlu diketahui. Walaupun kualitas mesin antara satu mobil dengan mobil lain berbeda, tapi rata-rata memiliki tanda ganti oli yang sama. Jadi, akan sangat dianjurkan untuk kalian untuk senantiasa mengecek kondisi oli mobil ini secara berkala ya sobat WE+! 

Penulis: Raka 18 May 2021 140