Jangan Sampai Rugi, Ini 5 Tips Investasi Saham untuk Pemula

Jangan Sampai Rugi, Ini 5 Tips Investasi Saham untuk Pemula

Salah satu instrumen investasi yang sangat populer untuk digunakan adalah investasi saham. Jenis investasi ini juga dikenal sebagai instrumen yang bisa memberikan keuntungan paling tinggi dibandingkan instrumen lainnya. Namun, bukan berarti saham terbebas dari resiko ya sobat WE+. Sebab, seiring keuntungannya yang besar saham juga memiliki resiko investasi yang sama besarnya. 

Banyak orang yang akhirnya gagal saat menjalankan investasi saham karena tidak bisa mengatasi semua resiko investasi yang ada dengan baik. Untuk itulah diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang tinggi sebelum benar-benar terjun ke dunia investasi ini. Jangan sampai investasi yang kamu lakukan justru memberikan kerugian untuk kamu! 

Tips Investasi Saham yang Tepat dengan Keuntungan Maksimal Bagi Pemula

Nah, bagi sobat WE+ yang ingin terjun ke dunia investasi saham, inilah beberapa tips investasi yang bisa dilakukan untuk pemula:

1. Memilih Sekuritas yang Biaya Transaksinya Tidak Besar

Tips pertama yang bisa sobat WE+ lakukan adalah dengan memilih perusahaan sekuritas. Biasanya investor diharuskan untuk membuka rekening efek yang telah diberi fasilitas langsung oleh perusahaan sekuritas. Jika rekening ini sudah dibuat maka investor harus melakukan top up lagi yang dimasukkan ke rekening efek tersebut.

Uang yang ada di rekening efek ini fungsinya hampir mirip dengan e-money. Uang itulah yang akan dipakai oleh investor dalam membeli jenis saham online yang dipilih oleh investor. Sebagai pemula, sobat WE+ akan lebih dianjurkan untuk memilih perusahaan sekuritas yang mematok biaya transaksi tidak terlampau besar.

Asuransi COVID-19 hanya Rp 25.000 per bulan

2. Boleh Royal tapi Jangan Sampai Kebablasan

Ada saham yang dijual hanya dengan harga Rp.50,- perak saja per lembarnya. Di investasi bidang saham ini, kamu juga bisa membeli dengan sistem lot. Satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Misalnya kamu membeli selot saham yang harganya Rp.50,- maka kamu harus membayar Rp.5000,- untuk saham kamu sendiri.

Tapi keuntungannya pun tidak akan besar jika saham yang kamu beli harganya sangat rendah. Sebaliknya, tak usah membeli saham yang harganya terlalu mahal atau melebihi batas kemampuan. Sebaiknya sesuaikan dengan kemampuan kamu.

3. Pilihlah Jenis Saham yang Telah Terdaftar di Indeks LQ45 atau IDX30

Sebagai seorang pemula, sobat WE+ juga dianjurkan untuk memilih jenis saham yang telah terdaftar di indeks LQ45 atau IDX30. Daftar saham yang sudah terdaftar di BEI atau Bursa Efek Indonesia merupakan ukuran yang tepat, dalam perubahan gerak harga dari sekumpulan saham yang ada. Maka pilihlah saham yang ada pada indeks saham BEI dan sudah tergabung di Indeks LQ45 atau IDX30. Karena disana saham likuiditasnya tinggi, dan perusahaan yang ada di sana juga sudah terdaftar sehingga aman.

4. Membeli Saham dari Perbankan atau Consumer Goods

Pembelian saham dari Perbankan dan dari perusahaan besar yang ada di bidang Consumer Goods menjadi saham pertama adalah langkah yang tepat. Dan cara bijak dalam bermain saham untuk pemula yang baru pertama kali bermain investasi di bidang saham.

5. Membeli Saham Ketika Harganya Turun

Kamu bisa membeli saham ketika harganya sedang turun, karena banyak juga jenis saham yang dijual dengan harga rendah tapi tak lama kemudian harganya kembali naik. Maka keuntungan yang akan kamu peroleh pun lebih tinggi. Terapkan hal ini setiap kali harga saham sedang turun.

Itulah beberapa langkah mudah dalam melakukan investasi saham bagi pemula. Dengan berbagai tips ini, diharapkan kamu bisa lebih memahami seluk beluk saham dan resikonya sebelum memutuskan untuk berinvestasi ya sobat WE+.

Penulis: Raka 20 Jan 2021 169