Istilah Hemat Pangkal Kaya, Benar Gak Sih?

Istilah Hemat Pangkal Kaya, Benar Gak Sih?

Halo Sobat We+, kamu pasti sudah sering mendengar istilah hemat pangkal kaya. Istilah ini mengajak orang-orang untuk menghemat pengeluaran supaya bisa menjadi kaya. Kebiasaan berhemat sebenarnya dapat memberikan dampak yang baik untuk keuangan. Terlebih jika dibarengi dengan dengan kebiasaan menabung, tentunya bisa membantu kamu untuk mapan secara finansial. 

Namun berhemat dan menabung saja tidak lantas membuat kamu menjadi kaya. Masih ada banyak cara lain untuk memaksimalkan kondisi finansial kamu. Terutama dengan adanya inflasi setiap tahun yang bisa menggerus nilai uang yang kamu miliki saat ini. 

Tips Agar Istilah Hemat Pangkal Kaya Menjadi Nyata 

Nah, lantas apakah benar istilah hemat pangkal kaya tersebut? Istilah ini dapat menjadi kenyataan apabila kamu menerapkan manajemen keuangan yang tepat. Berikut beberapa tipsnya. 

  1. Mengurangi Pengeluaran Tidak Penting

Salah satu cara berhemat paling ampuh adalah dengan mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Kamu harus bisa membedakan mana kebutuhan yang penting dan yang tidak perlu. Untuk itu skala prioritas sangat penting supaya finansial kamu tetap stabil. 

Contoh dari kebutuhan yang penting itu sendiri adalah kebutuhan sehari-hari. Sehingga sebaiknya uang yang ada dialokasikan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan kamu sehari-hari. Mulai dari bahan-bahan makanan, tagihan listrik dan air, biaya transportasi dan lain sebagainya. 

Sedangkan kebutuhan yang tidak begitu penting misalnya nongkrong di cafe. Jika ingin berhemat, maka mau tak mau kamu harus mengurangi kebiasaan nongkrong di cafe. Apabila sebelumnya dilakukan rutin seminggu beberapa kali, sekarang kurangi menjadi sebulan 2 kali. Dengan begitu kamu dapat menekan pengeluaran yang tidak perlu.

  1. Menabung Setiap Hari 

Berhemat saja belum cukup. Kamu juga perlu untuk menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk ditabung. Menabung tidak harus dilakukan setiap hari. Bahkan kamu dapat menabung dengan cara menyisihkan sebagian gaji di awal bulan. 

Asuransi COVID-19 hanya Rp 25.000 per bulan

Manfaat dari menabung sendiri akan kamu rasakan dalam 1 sampai 2 tahun kemudian. Uang yang terkumpul dari kebiasaan menabung bisa digunakan untuk membeli barang-barang yang diinginkan. Tabungan juga bisa digunakan sebagai dana darurat apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. 

  1. Melakukan Penganggaran

Mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin bisa membantu kamu untuk terbiasa berhemat. Buatlah anggaran setiap bulan setelah gajian. Catat apa saja kebutuhan-kebutuhan kamu, jangan lupa juga tagihan dan pembayaran yang sifatnya wajib. Setelah itu atur berapa saja uang yang harus dikeluarkan untuk setiap pos. Pastikan tidak lebih besar dari pemasukan kamu. 

Adanya penganggaran ini dapat membuat pengeluaran kamu tidak melebihi batas. Dengan begitu pemasukan kamu tidak terbuang sia-sia dalam artian dapat mencukupi kebutuhan pokok dalam sebulan, dan sisanya bisa digunakan untuk menabung dan berinvestasi. 

  1. Menambah Sumber Penghasilan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, berhemat saja tidak akan cukup membuat kamu menjadi kaya. Kamu juga harus menambah sumber penghasilan. Nah menambah sumber penghasilan bisa dilakukan dengan banyak cara. 

Semisal saat ini kamu hanyalah seorang karyawan kantoran biasa. Selain dari gaji, kamu pun dapat menambah sumber pemasukan dengan berjualan online, menjadi freelancer, atau menyewakan aset properti seperti rumah. Pemasukan tambahan ini dapat membuat kamu mapan secara finansial. 

  1. Berinvestasi

Terakhir adalah dengan melakukan investasi. Investasi memang memiliki risiko, akan tetapi keuntungannya sepadan dengan besar risikonya. Semakin tinggi tingkat risiko yang diambil, maka semakin besar juga keuntungan yang akan kamu dapatkan. 

Investasi sangat penting karena dapat membantu kamu mempertahankan nilai uang yang diinvestasikan. Umumnya investasi dilakukan dalam jangka panjang supaya manfaatnya menjadi lebih maksimal. Pastikan untuk menentukan apa tujuan kamu di masa depan sebelum memutuskan berinvestasi. 

Lalu, istilah hemat pangkal kaya apakah serta merta benar? Jawabannya, dapat disimpulkan bahwa hemat pangkal kaya belum tentu benar. Karena untuk menjadi kaya tidak cukup hanya dilakukan dengan berhemat, melainkan juga menabung, menambah penghasilan serta mempertahankan dan mengembangkan nilai uang dengan berinvestasi. Semoga bermanfaat. 

Penulis: Raka 31 Aug 2021 43

Penulis: Raka
09 Aug 2021
16
Penulis: Raka
07 Sep 2021
22