Cara Tetap Sehat Saat Datangnya Kemarau Panjang

Cara Tetap Sehat Saat Datangnya Kemarau Panjang

Kondisi musim kemarau panjang berkontribusi terhadap buruknya kualitas udara dan jalur penyebaran penyakit. Dalam beberapa dekade terakhir, kekeringan semakin sering terjadi di seluruh dunia.

Dengan perubahan iklim, kenaikan suhu membuat banyak wilayah menjadi kering. Berikut cara mengenali potensi bahaya jika kemarau panjang dan kekeringan melanda tempat tinggalmu, dan tindakan yang dapat kamu lakukan untuk tetap sehat.

Bagaimana dampak kekeringan terhadap dunia kita?

Dampak kekeringan terhadap bumi dan kesehatan kita sangatlah kompleks. Salah satu contohnya adalah kekurangan air, yang dapat membahayakan tanaman, ternak, dan kehidupan perairan.

Hal ini membahayakan pasokan pangan, membuat kenaikan harga, dan memperburuk kekurangan pangan dan malnutrisi. Pepohonan, yang memberikan keteduhan saat cuaca panas dan membantu melawan perubahan iklim, mungkin mati saat terjadi kekeringan parah. Kekeringan membuat beberapa wilayah di dunia tidak dapat dihuni, sehingga menyebabkan migrasi iklim.

Bagaimana kekeringan dapat membahayakan kesehatan?

Ada banyak hal, besar dan kecil, dimana kondisi ini dapat membahayakan kesehatan.

Kekeringan berperan dalam timbulnya penyakit

Selama musim kemarau, aliran air yang lebih rendah menyebabkan stagnasi. Ini bisa menyebabkan:

Asuransi mikro mulai dari 5000 Rupiah!

  1. Meningkatkan konsentrasi polutan air yang membahayakan kesehatan di sungai, sungai, dan waduk.
  2. Berkontribusi terhadap pertumbuhan alga berbahaya yang dapat menyebabkan masalah kulit atau pencernaan.
  3. Menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk pembawa penyakit.

Dan seiring turunnya permukaan air, air juga menjadi lebih hangat. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan patogen (seperti beberapa virus, protozoa, dan bakteri).

Selain itu, petani mungkin lebih cenderung menggunakan air daur ulang untuk irigasi selama musim kemarau. Hal ini dapat menyebabkan lebih banyak bakteri seperti E. coli atau Salmonella yang menempel pada tanaman.

Kekeringan berkontribusi terhadap buruknya kualitas udara

Kondisi kering selama musim kemarau rentan terhadap kebakaran hutan. Hal ini merupakan ancaman langsung bagi masyarakat lokal, namun juga dapat mengirimkan asap kebakaran hutan yang berbahaya ke wilayah yang lebih jauh.

Kekeringan juga dapat menyebabkan badai debu yang membawa dan mengangkut mikroorganisme, alergen seperti serbuk sari, dan partikel polusi lainnya. Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi, seperti demam dan memperburuk penyakit pernafasan, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (COPD), dan kondisi paru-paru lainnya.

Tantangan lainnya adalah berkurangnya ketersediaan energi tenaga air terbarukan.

Tindakan apa yang dapat dilakukan agar tetap sehat selama musim kemarau?

  1. Tetap terhidrasi. Kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan tubuh, jadi pastikan untuk selalu terhidrasi dengan minum air putih minimal 2-3 liter perhari. Namun tetap perhatikan kualitas air minum yang kamu minum, terutama jika kamu mengandalkan air sumur.
  2. Selalu cek kualitas udara di tempat tinggalmu. Jika kualitas udara di tempat tinggalmu kurang baik, usahakan untuk mengurangi sementara aktifitas diluar ruangan agar terhindar dari masalah-masalah yang bisa mengganggu kesehatanmu.
  3. Makan makanan yang bergizi agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang baik.
  4. Menggunakan ram nyamuk pada ventilasi udara agar nyamuk tidak masuk kedalam rumah.
  5. Cukup istirahat agar tubuh selalu fit.

Sumber Harvard Health Publishing

Penulis: Raka 08 Jun 2024 22