Cara Menghitung Premi Asuransi Motor yang Baik dan Benar

Cara Menghitung Premi Asuransi Motor yang Baik dan Benar

Memahami bagaimana cara menghitung premi asuransi motor patut menjadi perhatian untuk nasabah asuransi. Sebab, dengan memahami perhitungannya, nasabah bisa mengetahui berapa nominal premi yang harus dibayarkan setiap bulannya dan menyesuaikannya dengan kemampuan finansial. Dengan pembayaran premi yang lancar, tentu manfaat asuransi motor bisa didapatkan secara optimal. 

Pengertian premi adalah biaya yang menjadi kewajiban nasabah dan harus dibayar sesuai dengan jumlah dan jangka waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Sedangkan, asuransi motor merupakan pertanggungan kerusakan atau kerugian kendaraan bermotor yang menjadi tanggung jawab hukum terhadap pihak lain yang dirugikan pada saat menggunakan kendaraan itu.

Dapat disimpulkan bahwa premi asuransi motor adalah biaya  yang dibayarkan untuk pertanggungan kerusakan atau kerugian kendaraan bermotor. Secara garis besar, asuransi motor memberikan perlindungan atau jaminan kepada pemilik ketika terjadi kerugian atau kerusakan pada kendaraan bermotor.

Manfaat Asuransi Motor

Semua kendaraan termasuk juga motor memiliki resiko kehilangan, kecelakaan, atau berbagai hal yang tidak diinginkan lainnya. Untuk meminimalisir hal seperti ini, kamu bisa menggunakan asuransi kendaraan bermotor. Berikut ini beberapa manfaat dari memiliki asuransi motor.

  1. Memberikan Perlindungan Lebih dan Rasa Aman

Sudah menjadi hal yang diketahui oleh banyak orang, bahwa salah satu manfaat asuransi adalah memberikan perlindungan lebih dan rasa aman bagi pemilik kendaraan. Kamu tidak perlu was-was bila motor milikmu mengalami kerusakan atau hilang karena sudah dijamin oleh asuransi. Meskipun demikian, pengemudi tetap harus berhati-hati dan waspada saat mengendarai motor.

  1. Mengurangi Pengeluaran Biaya

Jika terjadi kecelakaan, biaya perbaikan yang dikeluarkan untuk membenahi kerusakan nya lebih sedikit. Jika kamu memiliki asuransi, kamu tidak akan terbebani dengan keseluruhan biaya yang timbul sehingga perencanaan keuangan tidak terganggu.

  1. Mendapatkan Layanan Tambahan

Hal yang kamu dapatkan ketika memiliki asuransi motor lainnya adalah bisa mendapatkan layanan tambahan seperti fasilitas hotline 24 jam dan derek mobil. Untuk layanan kendaraan mobil pengganti bermanfaat jika mobil yang diasuransikan sedang dalam proses perbaikan di bengkel. Sehingga aktivitas keseharian kamu tidak akan terganggu.

Asuransi COVID-19 hanya Rp 25.000 per bulan

Cara Menghitung Premi Asuransi Motor

Berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017 sudah mengatur perhitungan biaya premi asuransi motor. Disana dijelaskan bahwa persentase premi batas bawah dan atasnya disesuaikan dengan jenis atau kategori kendaraan dan wilayah kamu menggunakan kendaraan tersebut. Secara ringkas, rumus untuk menghitung premi asuransi motor adalah sebagai berikut:

( Persentase premi x harga On the Road (OTR) motor ) + biaya administrasi = premi asuransi motor)

Untuk lebih jelasnya, simak contoh perhitungan premi asuransi motor berikut ini:

  • Usia motor :  5 tahun
  • Harga motor : Rp.27.000.000
  • Biaya administrasi : Rp.30.000

Maka premi asuransi yang harus dibayarkan adalah: (2,5% x 2.7000.000) + 30.000 = Rp. 705.000

Berdasarkan spesifikasi di atas, maka biaya premi tahunan untuk motor tersebut sebesar Rp 705.000. Ada penambahan premi pada cicilannya tiap bulan untuk motor yang dibeli dengan cara kredit. 

Apabila periode pertanggungannya belum mencapai 8 bulan, maka premi akan dikembalikan secara short period/penalty. Namun dalam kasus lain, jika tertanggung menjual kendaraannya dengan periode polis telah melebihi 8 bulan, maka premi tidak akan dikembalikan.

Demikianlah informasi mengenai cara menghitung premi asuransi motor. Dimulai dari pengertian premi asuransi motor, manfaatnya dan cara menghitungnya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk sobat WE+ semuanya.

Penulis: Raka 18 Jul 2021 15