Berapa Biaya Operasi Kanker? Ini Dia Rinciannya

Berapa Biaya Operasi Kanker? Ini Dia Rinciannya

Berapa biaya operasi kanker? Mungkin sobat WE+ penasaran dan sangat penting untuk mengetahui hal ini supaya sobat WE+ bisa lebih peduli dengan kesehatan. Memang jika sudah sakit, berapapun biaya yang dibutuhkan pasti akan diusahakan. Namun, saat sobat WE+ sehat lihatlah betapa mahalnya biaya tersebut.

Biaya pengobatan kanker terbilang sangat menguras kekayaan. Sobat WE+ pernah dengar artis Ria Irawan yang menghabiskan biaya sebesar Rp 1 Miliar untuk pengobatan kankernya sebelum akhirnya dicover asuransi kesehatan. Sedihnya lagi, biaya yang besar tersebut tidak menjamin penyakitnya sembuh. Berapa biaya operasi dan pengobatan kanker?

Biaya Operasi Histerektomi

Jenis operasi histerektomi merupakan operasi yang dilakukan pada penderita kanker rahim, yakni pengangkatan rahim yang memberikan risiko yang bersangkutan tidak bisa lagi memiliki keturunan. Jenis kanker lain tentu berbeda pengangkatan dan operasi yang dilakukan.

Biaya operasi kanker rahim untuk histerektomi ini membutuhkan biaya sebesar Rp5 juta hingga Rp25 juta. Ini hanya biaya operasi saja, belum termasuk biaya perawatan dan sewa kamar. Tentu sangat lumayan bukan?

Biaya Radioterapi Kanker

Berbeda dengan operasi, radioterapi dilakukan untuk pasien yang tidak memungkinkan dilakukan operasi. Terapi menggunakan sinar radiasi yang ditembakkan untuk membunuh sel kanker ini juga tidak murah. Membutuhkan biaya pada kisaran Rp16 juta hingga Rp70 juta. Cukup mahal bukan?

Biaya Terapi Hormon

Pada penderita jenis kanker rahim dilakukan upaya penyembuhan terapi hormon. Terapi ini dilakukan dengan memberikan obat penghambat hormon estrogen ke tubuh. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan sel kanker dipengaruhi hormon tersebut.

Terapi ini pun tidak murah. Biaya terapi hormon penderita kanker menghabiskan anggaran sebesar Rp30 juta hingga Rp70 juta. Wah, coba kamu totalkan dengan biaya sebelumnya, sudah berapa biaya dihabiskan?

Biaya Kemoterapi Kanker

Pengobatan paling umum yang dipilih orang untuk penyakit kanker adalah kemoterapi. Dibandingkan cara pengobatan sebelumnya, teknik ini terbilang lebih murah sehingga banyak menjadi pilihan penderita kanker.

Kemoterapi dilakukan dengan melakukan pemberian obat-obat khusus yang dilakukan untuk membunuh sel kanker. Walaupun cara ini pada sebagian orang akhirnya gagal juga ternyata biayanya pun cukup mahal.

Biaya kemoterapi kanker mulai dari Rp550 ribu hingga Rp6,5 juta untuk sekali terapi. Terapi dilakukan secara berkala mengikuti perkembangan sel kanker yang ada di dalam tubuh. Bisa kamu bayangkan berapa total biaya yang dibutuhkan untuk proses perawatan tersebut.

Menjaga dan Merawat Kesehatan dari Penyakit Kanker

Biaya perawatan kanker yang tidak sedikit tersebut kebanyakan membuat kekayaan orang terkuras, apalagi jika durasi waktunya cukup lama. Lalu bagaimana solusinya?

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kamu penting memiliki asuransi kesehatan, sebab kamu tak pernah tahu jenis penyakit apa yang akan menemanimu di hari tua bahkan di usia muda sekalipun. Kalau hanya demam, penyakit-penyakit ringan mungkin masih bisa dibiayai dengan uang sendiri, tetapi jika sudah jenis penyakit seperti kanker sudah pasti akan sangat menghabiskan biaya.

Persiapkan upaya penjagaan kesehatan dengan mengikuti asuransi kesehatan yang terbaik. Hal yang tak kalah penting kamu juga harus merawat kesehatan setiap waktu. Menjaga asupan konsumsi makanan yang sehat, olahraga untuk menjaga kebugaran, menghindari kontaminasi bahan dan zat berbahaya serta menjalankan gaya hidup sehat.

 

Besarnya biaya penanganan penyakit kanker ini menjadi semacam warning dan peringatan bahwa mencegah jauh lebih baik dari pada mengobati. Biaya operasi kanker yang besar itu pun belum menjamin keselamatan orang yang menderitanya. Pelajari riwayat kesahatan keluarga dan persiapkan finansial 

 

RELATED ARTICLES:

 

  • Gambar oleh Henry Romero dari Pixabay

Penulis: Raka 06 Jul 2020 251

Penulis: Raka
10 Jun 707
278
Penulis: Raka
17 Oct 909
329
Penulis: Raka
06 Jul 2020
191