7 Gejala Asam Lambung Ringan Hingga Berat Ini Wajib Diketahui

7 Gejala Asam Lambung Ringan Hingga Berat Ini Wajib Diketahui

Penyakit asam lambung adalah kondisi saat empedu mengalir menuju tenggorokan dan mengiritasi saluran cerna. Gejala asam lambung dapat terjadi pada siapa saja, baik itu dewasa maupun anak-anak. Beberapa faktor pemicunya adalah konsumsi makanan tinggi lemak, kafein, obesitas, dan kehamilan. 

Gejala Asam Lambung yang Harus Diwaspadai

Jika kamu mengalami penyakit asam lambung, gejala yang dapat kamu alami dapat beragam. Hal ini tergantung pada tingkat keparahannya. Pada tahap awal, gejala ini dapat timbul dua kali dalam sebulan, dan akan meningkat keseringannya saat semakin parah. Berikut ini adalah beberapa gejala asam lambung.

1. Sensasi Terbakar Pada Dada

Inilah yang menyebabkan  asam lambung sering disalah artikan sebagai jantung koroner. Rasa panas seperti sensasi terbakar pada ulu hati (heartburn) ini akibat naiknya asam lambung dari perut menuju kerongkongan. Sifat korosif asam lambung ini mengiritasi dan menimbulkan rasa panas pada saluran pencernaan yang dilewatinya.

2. Mulut Terasa Asam atau Pahit

Jika kamu mengalami mulut terasa asam bahkan hingga pahit, ini tandanya asam lambung telah mencapai bagian pangkal tenggorokan. Seringkali penderita mengalami rasa ingin bersendawa. Saat bersendawa inilah, penderita akan merasa cairan asam atau pahit yang terasa dari pangkal lidah.

3. Bau Mulut Tak Sedap

Asam lambung yang mengiritasi dinding usus, dapat membuatnya terluka, lho. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya bau mulut tidak sedap pada penderita. Bau mulut yang berasal dari rongga perut ini tidak bisa dihilangkan dengan hanya menyikat gigi. Jadi, cara mengatasinya hanya dengan mengobati gangguan pencernaan yang terjadi.

Asuransi COVID-19 hanya Rp 25.000 per bulan

4. Mual Hingga Muntah

Gejala asam lambung lainnya yang dapat muncul adalah rasa mual hingga penderita muntah. Ini disebabkan oleh asam lambung yang naik, mengiritasi dinding usus, mengakibatkan rasa tidak nyaman pada perut dan dada. Tak jarang, akibat seringnya muntah, justru asam lambung turut keluar.

5. Kerusakan yang Terjadi Pada Gigi

Sebagaimana diketahui sebelumnya, asam lambung memiliki sifat korosif yang dapat mengiritasi dan melukai dinding usus. Namun, tahukah kamu bahwa asam lambung juga dapat merusak gigi? Sifat korosifnya ini ternyata mampu merusak email gigi hingga membuatnya keropos. 

6. Sesak Nafas

Pada orang tertentu, gejala naiknya asam lambung dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah. Salah satunya adalah gangguan pernapasan. Asam lambung dapat memicu penderita asma mengalami sesak napas akibat iritasi saluran udara yang terjadi. Hal ini terjadi karena kontraksi pada saluran udara.

7. Tubuh Terasa Lemas

Gejala lain yang dapat timbul adalah tubuh merasa lemas. Ini disebabkan oleh menurunnya nafsu makan, sehingga penderita kekurangan nutrisi. Jika diteruskan, kondisi ini dapat mengakibatkan malnutrisi, lho. bahaya, bukan? Selain itu, penderita akan merasa stres dan sulit beristirahat, sebab tidak nyaman saat berbaring

Cara Mencegah Terjadinya Gejala Asam Lambung

Tentunya kamu tidak ingin mengalami gejala asam lambung, bukan? Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya kondisi ini. Menjaga pola makan adalah salah satunya. Berikut ini beberapa cara untuk mencegah naiknya asam lambung yang bisa diterapkan.

  1. Makan dalam porsi kecil dan sering untuk menghindari lambung terlalu penuh, sehingga asam lambung tidak naik
  2. Menunggu hingga tiga jam setelah makan, baru boleh tidur, supaya kondisi lambung yang terisi tidak terpengaruh gravitasi.
  3. Minum air putih yang cukup untuk membantu kerja usus dan mencegah asam lambung naik
  4. Menghindari makanan pemicu asam lambung seperti kopi, soda, makanan berlemak, makanan pedas atau asam.
  5. Menghindari konsumsi rokok dan alkohol.

Itulah tadi gejala asam lambung  yang harus diwaspadai. Gangguan pada pencernaan ini harus segera ditangani, sebab dapat menimbulkan kondisi yang lebih parah. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah, peradangan pada usus, kanker esofagus, bahkan gagal ginjal. Jadi, sebaiknya melakukan pencegahannya, ya sobat WE+.

Penulis: Raka 28 Dec 2020 118